Sinopsis Novel Bandjire Bengawan Sala
Novel ini menceritakan seorang anak yang jatuh
cinta pada ibunya sendiri. Disini Suprapto ditinggalkan oleh Arumdalu karena
sudah jatuh hati pada laki – laki lain dan meninggalkan seorang anak yang
bernama Widarto. Setelah tumbuh besar Widarto dijodohkan oleh Aniek akan tetapi
Widarto tidak mau dan pergi ke Madiun. Disitulah awal mula bertemunya Widarto
dan Arumdalu pada saat jadi pesinden. Mereka berdua menjalin hubungan serta
tinggal serumah. Mengetahui Widarto tinggal serumah dengan Arumdalu, Suprapto segera
menemui Widarto ke Madiun. Setelah sampai ke madiun Suprapto terkejut bahwa
yang dikenalkan olehnya adalah mantan istrinya yaitu ibu dari Widarto. Dan
setelah mengetahui hal tersebut Suprapto menembak Arumdalu, Widarto serta
dirinya sendiri. peristiwa tersebut terjadi ketika hujan turun lebat dan istri
dari Suprapto meninggal pada saat ingin menyusulnya ke Madiun, mobil yang
ditumpanginya terseret arus di Bengawan Sala.
Latar Tempat
· Latar tempat yang
digunakan dalam novel ini terjadi di Sala, kira – kira terjadi pada saat
peristiwa banjirnya Bengawan Sala.
Latar Waktu
·
Dalam novel ini mengisahkan ketika banjir Bengawan
Sala terjadi, diperkirakan pada tanggal 10 Juli 1965.
Latar Suasana / Sosial budaya
· Suasana yang ada dalam
novel ini yaitu suasana kehidupan di desa, bisa dilihat dari dialegnya, sopan
santun dalam percakapannya.
Sumber : Widajat, Widi. 1965. Bandjire Bengawan Sala. Semarang: Keng.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar